- Apa yang di maksud dengan Teori Prilaku Konsumen ? Jelaskan !
Jawab
: Perilaku konsumen adalah
proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli,
menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi
untuk memenuhi kebutuhannya.
Penjelassan : Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa
tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada
tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang
terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan melakukan
pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen melakukan konsumsi
(penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya membuang produk
setelah digunakan.Atau kegiatan-kegiatan
individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang
dan jasa termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan
penentuan
kegiatan-kegiatan tersebut.
- Apa yang di maksud dengan Teori Produsen / Prilaku Produsen ? Jelaskan !
Jawab
: a. Prilaku Produsen : Sebuah usaha produksi
baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering
kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang
menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola
suatu bisnis.
Pengusaha
berbeda dengan pemilik bisnis kecil ataupun manajer. Bila hanya memiliki sebuah
usaha dan hanya berusaha mencari keuntungan, maka orang itu barulah sebatas
pemilik bisnis. Bila orang itu hanya mengatur karyawan dan menggunakan sumber
daya perusahaan untuk usaha, maka orang itu disebut sebagai manajer. Pengusaha
lebih dari keduanya. Pengusaha berusaha mendirikan perusahaan yang
menguntungkan, mencari dan mengelola sumber daya untuk memulai suatu bisnis.
b.
Teori Produsen : Teori yang menjelaskan tentang bagaimana
tingkah laku produsen dalam menghasilkan produk yang selalu berupaya untuk
mencapai efesiensi dalam kegiatan produksinya. Produsen berusaha untuk
menghasilkan produksi seoptimal mungkin dengan mengantur penggunaan faktor
produksi yang paling efisien.
- Apa yang di maksud Biaya Produksi ? Jelaskan Dan Berikan Penjelasan Tentang Jenis – Jenis Atau Macam – Macam Biaya Produksi !
Jawab
: Berikut ini beberapa
definisi biaya produksi dari berbagai sumber:
- Biaya produksi yakni biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan produksi dari suatu produk dan akan dipertemukan (dimatchkan) dengan penghasilan (revenue) di periode mana produk itu di jual (Abdul Halim, 1988:5).
- Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual (Mulyadi, 1995:14).
- Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang berhubungan dengan produksi suatu item, yaitu jumlah dari bahan langsung, upah langsung dan biaya overhead pabrik (Amin Widjaya Tunggal, 1993:1)
Dari beberapa
pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa biaya produksi adalah biaya-biaya
yang digunakan dalam proses produksi meliputi biaya bahan baku, biaya
tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang jumlahnya lebih besar
dibandingkan dengan jenis biaya lain.
Jenis-jenis Biaya
Produksi
(a) Biaya tetap/fixed cost (FC), adalah biaya
yang dalam periode waktu tertentu jumlahnya tetap, tidak bergantung pada jumlah
produk yang dihasilkan. Contohnya, penyusutan peralatan, sewa gedung atau
penyusutan gedung, pajak perusahaan, dan biaya administrasi.
(b) Biaya
variabel/variable cost (VC), yaitu biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai
dengan jumlah produk yang dihasilkan. Dalam hal ini, semakin banyak jumlah
produk yang dihasilkan, semakin besar pula jumlah biaya variabelnya. Contohnya,
biaya bahan baku dan upah tenaga kerja yang dibayar berdasarkan jumlah produk
yang dihasilkannya.
(c) Biaya total/total
cost (TC) adalah jumlah seluruh biaya tetap dan biaya variabel yang dikeluarkan
oleh perusahaan untuk menghasilkan sejumlah produk dalam suatu periode
tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut biaya total dapat dirumuskan sebagai
berikut.
·
TC = FC + VC
·
TC = biaya total
(total cost)
·
FC = biaya tetap
(fixed cost)
·
VC = biaya variabel
(variable cost)